Mau order atau hanya sekedar tanya? Chat kami sekarang, klik disini
Menu Tutup

Misk Thaharah merupakan parfum murni yang berbahan dasar minyak kasturi yang berasal dari ekstrak sari bunga segar sehingga aromanya sangat lembut seperti floral, vanilla hangat dan white misk.

Penggunaan misk thaharah biasa di gunakan oleh para wanita ketika selesai masa haid dan ketika selesai mandi haid.

 

Beberapa dalil yang menyebutkan tentang penggunaan Misk Thaharah ini adalah:

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan Rasulullah telah menyebutkan tata cara mandi haid dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa Asma’ binti Syakal Radhiyallahu ‘Anha bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang mandi haidh, maka beliau bersabda:

‎تَأْخُذُإِحْدَا كُنَّ مَائَهَا وَسِدْرَهَا فَتََطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُورَ أوْ تَبْلِغُ فِي الطُّهُورِ ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتَدْلُكُُهُ دَلْكًا شَدِ يْدًا حَتََّى تَبْلِغَ شُؤُونَ رَأْسِهَا ثُمَّ تَصُبُّ عَلَيْهَا المَاءَ ثُمَّ تَأْخُذُ فِرْصَةً مُمَسَّكَةً فَتَطْهُرُ بِهَا قَالَتْ أسْمَاءُ كَيْفَ أتََطَهَّرُبِهَا قَالَ سُبْحَانَ الله ِتَطَهُّرِي بِهَا قَالَتْْ عَائِشَةُ كَأنَّهَا تُخْفِي ذَلِكَ تَتَبَّعِي بِهَا أثَرَالدَّمِ

“Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara, atau boleh juga digunakan pengganti sidr seperti: sabun dan semacamnya-pent) kemudian dia bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya lalu menggosok-gosokkannya dengan kuat sehingga air sampai pada kulit kepalanya, kemudian dia menyiramkan air ke seluruh badannya, lalu mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi, kemudian dia bersuci dengannya. Maka Asma’ berkata: “Bagaimana aku bersuci dengannya?” Beliau bersabda: “Maha Suci Allah” maka ‘Aisyah berkata kepada Asma’: “Engkau mengikuti (mengusap) bekas darah (dengan kain/kapas itu).”

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa seorang wanita bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tentang mandi dari haid.

Maka beliau memerintahkannya tata cara bersuci, beliau bersabda:

‎تَأْخُذُ فِرْصَةً مِنْ مِسْكٍ فَتَطَهُّرُ بِهَا قَالَتْ كَيْفَ أَتَطَهُّرُ بِهَاقَالَ تَطَهَّرِي بِهَاسُبْحَانَ اللهِ.قَالَتْ عَائِشَةُ وَاجْتَذَبْتُهَا إِلَيَّ فَقُلْتُ تَتَبْعِي بِهَاأَثَرَا لدَّمِ

“Hendaklah dia mengambil sepotong kapas atau kain yang diberi minyak wangi kemudian bersucilah dengannya. Wanita itu berkata: “Bagaimana caranya aku bersuci dengannya?” Beliau bersabda: “Maha Suci Allah bersucilah!” Maka ‘Aisyah menarik wanita itu kemudian berkata: “Ikutilah (usaplah) olehmu bekas darah itu dengannya(potongan kain/kapas).”

(HR. Muslim: 332)

An-Nawawi rahimahullah berkata (1/628): “Jumhur ulama berkata (bekas darah) adalah farji (kemaluan).” Beliau berkata (1/627): “Diantara sunah bagi wanita yang mandi dari haid adalah mengambil minyak wangi kemudian menuangkan pada kapas, kain atau semacamnya, lalu memasukkannya ke dalam farjinya setelah selesai mandi, hal ini disukai juga bagi wanita-wanita yang nifas karena nifas adalah haid.”

(Dinukil dari Jami’ Ahkaam an-Nisaa’: 117 juz: 1).

Syaikh Mushthafa Al-‘Adawy berkata: “Wajib bagi wanita untuk memastikan sampainya air ke pangkal rambutnya pada waktu mandinya dari haidh baik dengan menguraikan jalinan rambut atau tidak.Apabila air tidak dapat sampai pada pangkal rambut kecuali dengan menguraikan jalinan rambut maka dia (wanita tersebut) menguraikannya-bukan karena menguraikan jalinan rambut adalah wajib-tetapi agar air dapat sampai ke pangkal rambutnya, Wallahu A’lam.”

(Dinukil dari Jami’ Ahkaam An-Nisaa’ hal: 121-122 juz: 1 cet: Daar As-Sunah).

Maka wajib bagi wanita apabila telah bersih dari haidh untuk mandi dengan membersihkan seluruh anggota badan; minimal dengan menyiramkan air ke seluruh badannya sampai ke pangkal rambutnya;

Komposisi Misk Thaharah:

  • Minyak Kasturi dengan bahan dasar ekstrak sari bunga

Aturan Pakai Misk Thaharah:

Aturan 1:

  • Larutkan misk Thaharah (1 tetes saja) pada air kurang lebih 200ml (1 gelas).
  • Celupkan kapas lalu usap kapas ke area luar kemaluan. Lalu bilas dengan air bersih agar tidak lengket.

Aturan 2:

  • Basahi kapas oles misk Thaharah sedikit saja atau secukupnya
  • Lalu usap kapas ke area kemaluan bagian luar saja. Lalu bilaskan dengan air bersih agar tidak lengket.

Selain untuk pemakaian mandi wajib setelah haid/nifas, misk Thaharah juga bisa digunakan untuk:

  1. Parfum pakaian pria dan wanita untuk sholat. (kalau wanita pakai nya hanya ketika sholat dalam rumah)
  2. Bisa dilarutkan ke air mandi untuk Berendam.
  3. Bisa dilarutkan ke alat Steam untuk mengharumkan ruangan.

Perhatian:

  • Hentikan pemakaian apabila ada iritasi
  • Hati-hati dengan kulit sensitif dan Luka

 

Silahkan simak produk-produk kami yang lain di situs/web kami ==>> Produk Khalizha Herbal Semarang.

Untuk pembelian dan pemesanan Misk Thaharah 12 ml di Semarang, silahkan datang langsung ke Toko Khalizha Herbal atau hubungi kami (cara order) untuk pengiriman pesanan lewat paket atau ojek on line (ojol) untuk area Semarang Jawa Tengah (cara kirim).

Dan Kunjungi juga Toko Khalizha Herbal Semarang melalui Market Place dan Media Sosial kami:

Market Place:
Shoope Khalizha Herbal
Tokopedia Khalizha Herbal
Bukalapak Khalizha Herbal

Sosial Media:
Facebook
Instagram
Youtube

Toko Khalizha Herbal
Admin:
0812 2824 6542 (telp, sms, WA)
0812 2629 2618 (telp, sms, WA)
tokokhalizhaherbal.com
Abukhalizha@outlook.com

Alamat:
Jl Malangsari, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Kota Semarang (Seberang Gapura Satrio Wibowo, Samping Toko Mitra Teknik Komputer)

Jam Buka:
Senin-Sabtu
Jam 08:00-20:00
Toko tutup sebentar saat adzan sholat

(Visited 345 times, 1 visits today)